
spek modif :
stang :NINJA
holder :GL PRO
handle rem :KITACKO
ban depan :IRC 70/90-14
ban belakang:CORSA 80/80-14
pelek dpn/blkg:THE MACHI
sock dpan:SRK
sock belakng: YSS

Seorang ustad mendapat undangan untuk memberi ceramah di masjid di sebuah desa yang letaknya terpencil. Selepas dari jalan raya ustad yang mengendarai motor tersebut menyusuri jalanan tanah yang berkelok-kelok.
Di kanan kirinya cuma hamparan sawah kadang-kadang ladang. Perjalanan yang jauh membuat ustad ragu ragu takut nyasar karena sudah lama dia tidak masuk ke desa itu. Benar saja, sampe di persimpangan dia bingung, mau ambil kiri atau kanan. Untunglah ada seorang pemuda lewat.
Ustad itu langsung menyetop pemuda itu dan bertanya, “Dik, adik tahu jalan ke masjid desa sukamakmur?”
Pemuda itu menjawab, “Oh sudah dekat pak, bapak ambil aja jalan kekiri, trus stelah belokan pertama bapak akan melihat bngunan besar di sisi kanan jalan, itulah masjidnya”.
“Iya, iya, makasih dik, ngomong-ngomng adik warga sini? “Iya pak” jawab pemuda itu.
“Kalau begitu nanti habis maghrib adik datang ke masjid ya, nanti akan saya tunjukkan jalan ke surga”
Si pemuda itu menjawab dengan sinis,”Bagaimana mungkin bapak mau nunjukkin jalan ke surga, sedangkan jalan ke masjid aja bapak gak tau!!”
Ustad: ????
Paijo baru diterima sebagai karyawan toko kelontong. Hari pertama dia kerja, yang punya toko menitipkan toko sebentar karena dia ada urusan. Ketika pulang, Paijo ditanya apa yang terjadi.
“Tadi ada yang datang nyari sabun merek Camay Pak. Tapi karena kita nggak jual merek Camay, dia pulang dengan tangan kosong.”
“Walah Paijo”, sahut pemilik toko. “Bukan begitu caranya berjualan. “Kalau ada yang datang nyari sabun Camay, maka kamu mesti tawarkan sabun Lifebuoy, Lux atau yang lain. Jadi kita tak punya barang yang persis sama dengan yang ditanyakan pembeli, kamu tawarkan barang lain yang mirip.”
Keesokan harinya ketika pemilik toko sedang tidak ada, datanglah seseorang mencari kertas toilet.
“Maaf, kami tidak punya kertas toilet”, kata Paijo sambil tersenyum ramah, “Tapi kami punya kertas ampelas…”
Ada seorang pemuda yg namanya joko, dia menderita penyakit kurap menahun di sekitar pusarnya, entah sudah berapa dokter yg ia temui tidak sanggup menyembuhkannya, hampir hampir si joko putus asa …
“Kok bisa sulit banget sembuhnya ya? padahal kan ini cuma penyakit kurap ….” pikir si joko
Suatu hari si joko mendengar kabar ada seorang dukun sakti mandraguna yang dapat mengobati berbagai macam penyakit. Bagaikan mendapatkan cahaya dalam kegelapan, harapan si joko untuk sembuh muncul kembali dan dengan berbagai cara akhirnya si joko bisa menemui sang dukun.
“Selamet siang mbah” …
“Masuk masuk.. nak ” kata sang dukun
“Begini mbah, saya punya keluhan.. disekitar puser saya ada kurap yang gak bisa sembuh sembuh, sudah berapa banyak dokter yang saya temui juga tidak berhasil menyembuhkannya, saya hampir putus asa mbah…” terang si joko
“Sabar anakku, putus asa itu tidak baik, mana coba mbah liat kurapnya…”
“Disini mbah ….” kata joko sambil membuka bajunya ..
“Ha ha ha, oh cuma begini to kurapnya… itu sih kecil” kata sang dukun sambil menjentikkan jari kelingking nya…
“He he iya mbah, jadi gimana mbah bisa sembuh kan ?” kata joko sambil tersipu” malu ..
“Tenang anakku …, sebentar saya mau masuk ke kamar dulu”
‘Hmmm, bener ni kata orang, emang gak salah gw dateng ke sini ..’ pikir si Joko
Tak lama kemudian sang dukun muncul, dan berkata …
“Nih saya kasih liat, saya punya kurap yang lebih besar tempatnya juga sama disekitar puser, dan sampe sekarang juga saya bingung cara nyembuhinnya gimana … ?”
